9 Olahraga yang Aman Untuk Ibu Hamil Muda Trimester 2 dan 3

3 min read

olahraga untuk ibu hamil

Beberapa olahraga untuk ibu hamil muda yang aman untuk dilakukan seperti yoga, senam, bersepeda, jalan kaki hingga berenang

Sehatkuy.com – Untuk menjaga kondisi kesehatan pada masa awal kehamilan, calon Ibu memang sangat dianjurkan berolahraga. Tentunya olahraga untuk Ibu hamil berbeda dengan sport biasa.

Karena gerakan yang dipraktikan juga lebih ringan. Dengan melakukan olahraga secara teratur, bukan hanya membuat tubuh tetap fit. Namun juga bisa mengurangi beragam keluhan kehamilan seperti stres dan kelelahan.

Olahraga untuk Ibu Hamil Muda

Ada beragam kegiatan olahraga yang bisa dilakukan oleh para calon Ibu saat hamil muda. Di bawah ini adalah beberapa referensi jenis olahraga yang dapat diterapkan:

  1. Yoga

Salah satu jenis olahraga yang sangat direkomendasikan untuk Ibu hamil adalah yoga. Dengan melakukan yoga secara teratur, maka Anda akan merasakan banyak manfaat. Di antaranya adalah: Menjaga keseimbangan tubuh, melenturkan otot dan sendi, melancarkan pernapasan, dan mengurangi tingkat tekanan pada darah.

Bukan hanya memberikan manfaat positif secara fisik, yoga juga bisa memengaruhi kondisi psikis Ibu hamil. Saat mempraktikan yoga, maka pikiran akan lebih rileks dan semua beban menghilang.

Dengan kata lain, yoga juga memberikan efek relaksasi pada fisik dan psikis. Sehingga Ibu dan janin menjadi lebih sehat. Meskipun yoga sangat baik untuk kesehatan. Namun perlu diingat bahwa ada beberapa gerakan yang dilarang untuk Ibu hamil.

Contohnya adalah backbends, headstands, berbaring dalam posisi telentang, bikram dan posisi apa saja yang melibatkan kerja perut. Selain itu, jangan terlalu memaksa tubuh untuk melakukan gerakan tertentu. Kalau tidak kuat, berhenti.

  1. Pilates

Pilates menjadi salah satu jenis olahraga favorit para Ibu hamil. Pasalnya, pilates memang memberikan dampak positif untuk mengatasi berbagai masalah pada awal kehamilan.

Misalnya saja, mengurangi rasa nyeri di bagian punggung bawah. Selain itu, juga sangat membantu menjaga keseimbangan tubuh. Sehingga calon Ibu merasa tetap segar bugar.

Jika Anda sedang hamil muda, sebaiknya mempraktikan pilates sekali dalam seminggu. Selain itu, waspada dengan gerakan yang fokus menggunakan bagian perut.

Karena sangat tidak direkomendasikan. Supaya lebih aman, maka bisa mengikuti sesi pilates khusus untuk Ibu hamil. Dimana gerakan yang dilakukan lebih ringan, namun tetap bermanfaat.

  1. Berenang

Melakukan kegiatan renang pada masa kehamilan bisa memberikan pengaruh positif kepada calon Ibu dan jabang bayi. Selain membantu melenturkan otot yang dapat mempermudah proses persalinan. Berenang juga bisa memberikan efek tenang dan fresh, sehingga Ibu hamil menjadi lebih rileks dan bahagia.

Walaupun berenang ini merupakan salah satu jenis olahraga yang minim risiko untuk Ibu hamil. Namun perlu diperhatikan gerakan yang dilakukan. Untuk lebih yakin, maka bisa berkonsultasi terlebih dahulu kepada pelatih renang.

Baca juga : 10 Makanan Penyubur Kandungan yang Baik Untuk Rahim Wanita

  1. Jalan Kaki

Berjalan merupakan satu dari sekian jenis olahraga untuk Ibu hamil muda yang sangat dianjurkan. Gerakan saat jalan kaki akan membantu meningkatkan kekuatan pada tubuh di bagian atas. Karena saat berjalan, maka otomatis lengan akan berayun. Selain itu, juga akan melatih jantung sehingga pernapasan menjadi lebih teratur.

Para dokter atau bidan biasanya akan menganjurkan para Ibu hamil untuk sering berjalan-jalan. Setidaknya 10 menit dalam sehari. Pasalnya, olahraga ringan ini akan sangat membantu calon Ibu saat menghadapi proses persalinan. Karena dengan sering berjalan, maka otot juga akan menjadi lentur dan tidak kaku.

  1. Zumba

Zumba merupakan senam yang cukup aman dilakukan oleh para Ibu hamil. Dengan melakukan senam zumba secara teratur, maka akan memperkuat otot dan jantung juga lebih sehat. Dengan begitu, fisik calon Ibu akan menjadi lebih siap saat menjalani persalinan.

Selain itu, senam merupakan salah satu kegiatan yang direkomendasikan oleh para dokter. Beberapa manfaat zumba bagi Ibu hamil antara lain; meredakan rasa nyeri, menjaga berat badan tetap stabil, menguatkan otot perut dan punggung, serta meredakan stres.

Meskipun begitu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu sebelum mengambil kelas zumba. Selain itu, perhatikan juga ketahanan tubuh dan jangan memaksakan diri.

  1. Menari

Selain menyenangkan dan memberikan efek relaksasi, menari juga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Bagi Ibu yang sedang hamil muda, gerakan tari dapat menjadi latihan mengatasi berbagai keluhan fisik dan menjadi persiapan pra melahirkan. Jadi, Anda bisa mengambil kelas menari khusus untuk Ibu hamil supaya lebih terjamin aman dan nyaman.

Sebenarnya, Anda juga mempraktikan latihan ini di rumah tanpa panduan instruktor. Apalagi, saat ini Anda bisa dengan mudah menemukan beragam video tutorial di internet. Jadi, tinggal ikuti saja. Selama gerakan yang dilakukan masih dalam kategori “wajar” dan tidak berlebihan, maka bisa di praktikkan.

  1. Kegel

Senam kegel termasuk salah satu jenis olahraga yang direkomendasikan oleh pakar kandungan. Pasalnya, gerakan pada kegel memiliki manfaat besar untuk membantu melancarkan proses saat persalinan. Seperti yang mungkin telah Anda ketahui, bahwa kegel ini berfokus otot panggul.

Dengan mengaplikasikan senam kegel secara teratur, maka dapat memperkuat otot panggul dan meningkatkan elastisitasnya. Sehingga jalan lahir mudah terbuka. Kegel saat dianjurkan bagi Ibu hamil yang memiliki masalah kesehatan seperti: urine keluar saat tertawa, batuk, atau bersin.

Baca juga : 10 Cara Menjaga Kehamilan Muda Agar Janin Sehat Hingga Lahiran

  1. Joging

Joging adalah salah satu contoh olahraga ringan yang relatif aman untuk Ibu hamil. Jika berlari kecil masih berat untuk dilakukan, maka bisa diganti dengan jalan cepat. Jadi, sesuaikan saja dengan kemampuan. Tidak perlu memaksakan diri. Kalau Anda merasa lelah, maka bisa berhenti dan minum terlebih dahulu. Jadi, slowly but surely.

Jogging bermanfaat untuk meningkatkan stamina, melenturkan otot dan sendi, serta melancarkan peredaran darah. Sebaiknya lakukan joging secara berkala untuk mendapatkan hasil yang optimal. Jangan lupa pula, kalau aktivitas ini bisa menjadi health booster bagi Anda dan janin yang ada dalam kandungan. Jadi, jangan malas untuk bergerak.

  1. Sepeda Statis

Aktivitas seperti bersepeda juga bisa jadi latihan untuk Ibu yang sedang hamil muda. Pada trisemester pertama, Anda bisa menggunakan sepeda biasa untuk melatih otot dan menjaga tubuh supaya tetap fit.

Namun, setelah kehamilan memasuki usia 6 bulan, sebaiknya pilih sarana olahraga yang lebih aman, nyaman dan praktis untuk dilakukan.

Salah satunya adalah sepeda statis. Dengan menggunakan sepeda statis, maka Anda bisa berolahraga di rumah. Selain itu karena mengusung konsep stabil, maka posisi sepeda juga permanen dan tidak akan berubah. Sehingga akan lebih terasa nyaman bagi ibu hamil, sebab tidak ada goncangan yang dapat berdampak negatif bagi kehamilan.

Manfaat bersepeda manual maupun statis juga sama. Yaitu untuk menjaga kesehatan, meredakan sakit di area pinggang, mengoptimalkan kerja jantung dan juga mood booster. Sehingga Ibu hamil tetap healthy dan happy.

Rajin berolahraga sejak masa awal kehamilan memang bisa memberikan manfaat yang luar biasa. Karena selain menjaga kesehatan calon Ibu secara fisik, juga dapat menetralisir mood yang naik turun.

Walaupun begitu, perlu diingat bahwa pemilihan olahraga untuk ibu hamil juga harus diperhatikan. Apalagi, kondisi fisik saat hamil memang sangat rentan.

 

Link sumber:

https://www.liputan6.com/health/read/2094907/8-olahraga-yang-cocok-untuk-wanita-hamil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *