10 Cara Menjaga Kehamilan Muda Agar Janin Sehat Hingga Lahiran

3 min read

cara menjaga kehamilan

Cara menjaga kehamilan muda yang bisa dilakukan yaitu dengan mengkonsumsi makanan bergizi, vaksin, istirahat cukup, banyak minum air putih hingga spa

Sehatkuy.com – Cara menjaga kehamilan dengan baik dan benar memang perlu diketahui oleh setiap calon Ibu. Khususnya bagi yang baru pertama kali mengalaminya.

Pasti akan merasa bingung karena akan mengalami perubahan kondisi fisik dan psikis yang cukup signifikan. Kalau mengetahui bagaimana menangani hal tersebut dengan tepat, maka akan berpengaruh positif pula terhadap kehamilan.

Cara Menjaga Kehamilan Muda

Di bawah ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh para calon Ibu yang sedang dalam masa hamil muda, supaya kesehatan Ibu dan janin tetap terjaga:

  1. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

Pada masa awal kehamilan, sebaiknya calon Ibu berhati-hati dalam memilih konsumsi makanan. Pilihlah makanan yang kaya akan kandungan nutrisi dan gizi untuk mendukung kesehatan.

Karena asupan dari makanan yang kurang tepat bisa membawa dampak kurang bagus untuk kesehatan Ibu serta janin dalam kandungan.

Makanan yang direkomendasikan disini adalah sayuran hijau, yang memiliki kandungan asam folat tinggi. Selain itu juga harus dibarengi dengan mengkonsumsi buah-buahan yang kaya akan vitamin.

Perlu diingat, sebaiknya hindari junk food atau makanan cepat saji dan perbanyak mengkonsumsi makanan home made.

Bagi penggemar seafood, dianjurkan untuk waspada dan tidak mengkonsumsi makanan ini terlalu sering.

Hal tersebut disebabkan ada beberapa jenis seafood yang mengandung zat merkuri. Yang mana bisa memberi dampak negatif pada pertumbuhan janin. Beberapa makanan yang tidak boleh dimakan adalah hiu, todak, king makerel dan sebagainya.

Baca juga : 10 Makanan Penyubur Kandungan yang Baik Untuk Rahim Wanita

  1. Rutin Melakukan Pemeriksaan Kehamilan

Melakukan kehamilan secara teratur juga menjadi salah satu hal yang wajib dipatuhi oleh Ibu hamil. Jadi, jangan malas-malasan ketika waktu check up sudah tiba.

Meskipun kedengaran sangat sepele, namun antenatal care ini bisa membantu memaksimalkan kesehatan para Ibu hamil, baik secara fisik maupun mental. Sehingga lebih sigap dalam berbagai kondisi.

Selain itu, keuntungan lainnya adalah karena Anda akan mengetahui masalah apa saja yang sedang atau akan dihadapi semasa kehamilan.

Anda juga bisa bebas mendiskusikan beragam hal yang mungkin masih mengganggu pikiran. Apalagi, bagi sebagian orang kehamilan dapat menimbulkan rasa takut dan cemas berlebihan yang harus segera diatasi.

  1. Vaksin

Vaksinasi seharusnya sudah dilakukan sejak jauh hari sebelum hamil. Hal ini dikarenakan kondisi saat hamil akan menyebabkan sistem imun menurun drastis.

Sehingga tubuh lebih rentan tertular penyakit. Meskipun begitu, Anda tetap bisa melakukan vaksinasi saat tengah mengandung. Untuk mencegah tertular penyakit yang tidak diinginkan.

Selain memperkuat ketahanan tubuh calon Ibu. Vaksin juga sangat aman dan tidak akan berpengaruh pada perkembangan janin.

Jadi, tidak perlu merasa khawatir. Beberapa jenis vaksin yang bisa dipilih antara lain; Tdap, flu, dan hepatitis B. Untuk lebih jelasnya, silakan berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda.

  1. Mengkonsumsi Suplemen

Cara menjaga kehamilan muda yang lainnya adalah dengan mengkonsumsi suplemen khusus. Sebagaimana diketahui, bahwa saat hamil kebutuhan akan gizi juga menjadi semakin meningkat.

Jika tidak terpenuhi dengan baik, maka bisa berdampak negatif pada janin yang dikandung. Jadi, bukan hanya akan berpengaruh pada sang Ibu saja.

Saat ini, Anda bisa menemukan banyak produk suplemen untuk menunjang kehamilan yang dijual. Namun, untuk lebih aman silakan bertanya langsung ke dokter.

Mengkonsumsi suplemen yang tepat secara teratur dapat membantu mengurangi risiko bayi lahir cacat. Selain itu, suplemen juga sangat dianjurkan untuk calon Ibu yang berusia kepala empat.

  1. Istirahat Cukup

Barbara O’Brien, MD. yang merupakan seorang ahli perinatal enetik mengatakan, bahwa wanita hamil dengan usia di atas 40 tahun sebaiknya lebih peka pada kebutuhan tubuhnya.

Apalagi, umumnya wanita di usia tersebut memang lebih aktif dan ingin melakukan segala hal dengan normal. Padahal, saat hamil Anda tidak diperbolehkan terlalu kelelahan.

Oleh sebab itu, pada masa awal kehamilan sebaiknya lebih banyak memanjakan diri, istirahat untuk save energy. Karena kondisi fisik Ibu hamil tidak menentu, bisa naik dan turun sewaktu-waktu. Jadi, sebaiknya dihabiskan dengan menikmati waktu saja.

  1. Menjaga Berat Badan

Seperti mungkin telah Anda ketahui, bahwa dalam masa kehamilan, sebagian perempuan biasanya akan mengalami kenaikan berat badan secara drastis.

Keadaan tersebut juga masih dikatakan sebagai sesuatu yang normal. Meskipun begitu, sebaiknya tetap menjaga berat badan supaya tetap stabil. Untuk mengetahui angka berat badan ideal, sebaiknya berdiskusi dengan dokter.

  1. Minum Air Secara Teratur

Pada masa kehamilan, volume pada darah akan otomatis meningkat sampai angka 50%. Hal tersebut disebabkan darah berperan sebagai pemasok nutrisi dan juga oksigen untuk jabang bayi dari plasenta dan membawa karbon dioksida.

Untuk bisa tetap fit dengan tingginya aktivitas darah, maka Anda diharuskan minum air putih lebih banyak.

Dengan minum air secara teratur, maka akan mencegah cepat lelah, serta gangguan kesehatan lain seperti wasir, sembelit, sakit kepala dan sebagainya. Kalau merasa tidak bisa menelan air terlalu banyak, maka Anda bisa menambahkan jeruk nipis.

  1. Memanjakan Diri di Spa

Sebagian Ibu hamil akan mengalami yang namanya depresi ringan. Hal tersebut merupakan sesuatu yang biasa.

Bisa disebabkan oleh perubahan hormon, perasaan tidak nyaman, ketidaksiapan mental dan lain sebagainya. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memanjakan diri dengan relaksasi, salah satunya adalah mengunjungi spa khusus Ibu hamil.

Meskipun kelihatan sangat biasa saja. Namun terbukti kalau pergi ke spa bisa membuat hati dan pikiran menjadi lebih tenang. Sehingga Ibu hamil juga merasa rileks dan tidak terbebani dengan beragam masalah.

  1. Merubah Pola Hidup Tidak Sehat

Usia kehamilan di semester awal memang sangat rawan. Oleh sebab itu, calon Ibu juga dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat.

Dengan membuang semua kebiasaan yang bisa mengakibatkan pengaruh negatif pada janin. Salah satu contohnya adalah dengan berhenti mengkonsumsi makanan dan minuman tertentu.

Contoh sederhana: Tidak merokok, tidak minum minuman yang mengandung alkohol atau cafein dan lain sebagainya. Jika dilakukan, maka bisa berdampak fatal pada janin yang sedang dikandung.

Baca juga : 9 Olahraga yang Aman Untuk Ibu Hamil Muda Trimester 2 dan 3

  1. Komunikasi Intens Dengan Pasangan

Pada masa awal kehamilan, emosi perempuan memang seringkali tidak stabil. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dibutuhkan komunikasi yang lebih intens dengan pasangan.

Sehingga tercipta rasa saling pengertian dan peduli. Hal tersebut akan membuat perempuan merasa menjadi lebih nyaman dan juga tenang dalam menghadapi kondisi hamil.

Selain itu, kehamilan memang bukan merupakan suatu proses yang mudah. Apalagi jika usia Ibu hamil masih muda, maka emosi bisa menjadi semakin menggebu-gebu.

Jika tidak ada perasaan saling memahami dengan pasangan, maka akan menimbulkan suatu kesalahpahaman yang bisa berdampak buruk pada janin dalam kandungan.

Setiap calon Ibu membutuhkan edukasi untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi masa kehamilan.

Pembahasan di atas bisa dijadikan sebagai bahan referensi bagaimana cara menjaga kehamilan secara tepat yang dapat diterapkan oleh para calon Ibu. Dengan begitu, maka kesehatan Ibu dan jabang bayi akan selalu terjaga.

 

Link sumber :

www.hellosehat.com

www.doktersehat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *