8 Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Badan 100% Works

Berikut cara mencegah kehamilan yang harus diketahui seperti sterilasasi permanen, pil KB, suntik KB, KB Hormon hingga menggunakan pembatas vagina.

Sehatkuy.com – Cara mencegah kehamilan adalah hal yang harus diketahui oleh pasangan yang belum siap memiliki momongan. Tidak semua pasangan nyatanya ingin bersegera memiliki anak karena beberapa hal harus diurusi. Ada banyak pilihan yang bisa dijalankan ketika pasangan ingin menunda mendapatkan anak.

Secara global, jalan untuk menunda kehamilan di Indonesia adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi yang banyak juga macamnya. Trik mencegah kehamilan memang seyogyanya dikonsultasikan dengan dokter kandungan. Setidaknya berbagai cara di bawah ini bisa membantu.

Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan

Ada berbagai alasan kenapa pasangan tidak hendak segera mendapatkan anak, bisa karena faktor kesibukan atau memang belum siap. Hal tersebut dikembalikan kepada masing-masing orang, namun untuk cara pencegahan kehamilannya, sekurang-kurangnya terangkum dalam poin pembahasan ini:

  1. Sterilisasi Permanen

Cara ini terbilang efektif untuk wanita yang sama sekali tidak ingin mengalami kehamilan permanen. Karena diangkatnya rahim bisa dilakukan pada metode satu ini. Jalan lain yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan dengan sterilisasi permanen adalah menutup tuba fallopi pada perempuan.

Bukan hanya bisa diterapkan kepada wanita, sterilisasi juga bisa diaplikasikan pada pria dengan metode vasektomi. Cara ini memiliki tujuan supaya tidak ada kandungan sperma sedikitpun ketika seorang pria melakukan ejakulasi. Efektivitas metode pembersihan ini bisa mencapai angka sampai 100% tingginya.

  1. IUD atau Intrauterine Device

IUD adalah salah satu jenis kontrasepsi yang bisa diterapkan guna mencegah kehamilan pada wanita. IUD ini sederhananya berupa potongan plastik atau tembaga yang berbentuk T, ditempatkan di rahim oleh dokter. IUD ini ada dua jenisnya, pertama IUD tembaga/plastik dan yang kedua IUD hormon.

Untuk IUD tembaga atau plastik, ditengarai bisa mencegah kehamilan pada wanita sampai 10 sampai 15 tahun lamanya. Berbeda dengan IUD hormon yang hanya bisa mencegah kehamilan pada wanita selama 3 sampai 5 tahun saja. Tujuan dari pemasangan IUD adalah mengecoh jalannya sperma ke dinding rahim.

Tingkat efektivitas IUD ini digadang-gadang bisa mencapai angka 99,9% dan didapuk sebagai salah satu alat pencegahan kehamilan terbaik di antara jenis kontrasepsi lainnya. Tapi, sebenarnya seberapa efektif setiap jenis kb kembali kepada kondisi masing-masing orang, apakah cocok atau tidak cocok menggunakannya.

  1. KB Implan

Jenis kontrasepsi lainnya yang bisa diaplikasikan ketika ingin mencegah kehamilan adalah kb implan. Cara pemasangan kb implan ini ialah dengan memasukkan benda sekecil korek api ke lapisan kulit lengan atas. Nanti elemen itu akan berperan mengubah kadar lendir serviks dan struktur dinding rahim.

Kb implan ini ditengarai akan efektif untuk mencegah kehamilan selama 3 sampai 4 tahun lamanya. Efektivitas kb implan ini terbilang sangat bagus karena bisa mencegah kehamilan sampai 99,5 persen. 0,5% nya merupakan angka kegagalan yang jarang sekali terjadi pada semua wanita penggunanya.

Untuk pencegahan kehamilan dengan cara ini tentu saja tidak permanen sebab Anda masih bisa hamil ketika alat kontrasepsi dilepas. Hanya saja ketika masa pemasangan awal, konon siklus menstruasi Anda tidak akan normal, tapi semua akan kembali normal seiring berjalannya  waktu penggunann kb implan.

  1. KB Suntik

Suntik kb bisa dibilang sebagai alat kontrasepsi yang sedari dulu sudah dilakukan oleh banyak orang di Indonesia. Untuk melakukan kb suntik ini Anda harus rajin kontrol ke dokter atau bidan selama 3 bulan sekali. Nanti tenaga medis yang bersangkutan akan mengaplikasikan jarum suntik ke bokong Anda.

Cairan dalam suntikan tersebut akan membantu pencegahan kehamilan dengan cara menebalkan lendir serviks sehingga sperma kesulitan mencapai dinding rahim. Kb suntik juga memiliki kegunaan sebagai pencegah kanker serviks serta menekan risiko kemungkinan terjadinya peradangan terhadap panggul.

  1. Pil KB

Ini juga bisa dibilang sebagai metode mencegah kehamilan yang paling legendaris di antara jenis kontrasepsi lainnya. Sama halnya seperti alat pencegahan kehamilan lain, kb dengan pil ini juga akan menyebabkan produksi lendir serviks yang mengental dan menebal, menyulitkan jalannya sperma.

Kalau yang lainnya hanya sekali pasang atau hanya harus 3 kali kontrol ke dokter, untuk mengonsumsi pil kb ini Anda diwajibkan mengonsumsinya selama sehari sekali rutin. Tujuannya supaya sel telur yang semestinya dilepaskan dapat ditekan sehingga kehamilan pun tidak akan terjadi pada wanita.

  1. KB Hormon

Kb hormon adalah salah satu variasi dari banyaknya jenis kb yang diaplikasikan pada wanita. Kb hormon ini memiliki akurasi atau efektivitas untuk mencegah kehamilan sebanyak 91 sampai 99,5%. Ada banyak jenis kb hormon yang bisa diaplikasikan, diantaranya koyo, implan, cincin vagina, dan kb dari suntikan.

Untuk jenis mana yang paling akurat serta aman Anda dapatkan, sebaiknya lebih dulu mengonsultasikan berbagai keluhan dengan dokter. Nanti biar dokter yang menentukan mana jenis kb hormon yang baik untuk Anda. Sebab tidak semua orang bisa cocok dengan satu atau dua jenis metode kb hormon serupa.

  1. Pembatas Vagina

Cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan pada wanita adalah dengan menggunakan pembatas vagina. Jenis-jenis pembatas vagina ini ada banyak, bisa berbentuk cervical cap, spons, dan juga diafragma. Pembatas vagina adalah metode ampuh di samping pengaplikasikan kondom pada pria.

Kalau kondom digunakan untuk mencegah kehamilan dengan cara menerapkannya pada alat kelamin pria, tidak demikian halnya dengan alat kontrasepsi yang satu ini. Anda bisa melakukan pencegahan kehamilan dengan cara menerapkan alat di vagina wanita demi menghalangi jalannya sperma pasangan.

  1. Spermisida

Terakhir, metode tidak kalah tepat untuk menunda kehamilan pada wanita ialah dengan cara spermisida dengan pengaplikasian langsung terhadap vagina. Spermisida adalah cara untuk mencegah kehamilan yang materialnya berbentuk gel, dengan tujuan mencegah jalannya sperma ke dinding rahim wanita.

Membersihkan vagina dengan tepat juga digadang-gadang bisa menjadi salah satu cara mencegah kehamilan setelah berhubungan dengan pasangan. Apakah hal tersebut akurat? Untuk mendapatkan jawabannya, kita harus menyamakan persepsi bahwa pembersihan vagina hanya terjadi di area luar.

Sperma adalah cairan yang bisa menembus leher rahim, di mana bagian tubuh tersebut memiliki ukuran yang sangat kecil, sehingga air pun akan sulit memasukinya. Jadi, intinya membersihkan vagina dengan tepat, seperti pembersihan labia dalam, labia luar, dan area sekitar anus tidak mencegah kehamilan.

Jadi, tidak ada jalan mencegah kehamilan hanya dengan membersihkan vagina sebab sperma sudah ditakdirkan sebagai perenang yang ulung. Meskipun ibaratnya Anda bersegera ke kamar mandi untuk mencuci vagina, namun hal tersebut sama sekali tidak akan membantu menghalangi jalannya sperma.

Dari berbagai cara pencegahan kehamilan yang sudah disebutkan di atas, Anda bisa memilih mana metode paling tepat dan paling cocok, tentunya. Pastikan Anda mengonsultasikan semua keluhan dengan dokter kandungan sebelum menjalani cara mencegah kehamilan yang baik serta benar.

 

Referensi:

Your Birth Control Options http://www.webmd.com/sex/birth-control/ss/slideshow-birth-control-options

Birth Control https://www.plannedparenthood.org/learn/birth-control

Effectiveness of Family Planning Methods https://www.cdc.gov/reproductivehealth/unintendedpregnancy/pdf/contraceptive_methods_508.pdf

Birth control methods fact sheet https://www.womenshealth.gov/publications/our-publications/fact-sheet/birth-control-methods.html#b

Does washing immediately after intercourse prevent pregnancy? – http://goaskalice.columbia.edu/answered-questions/does-washing-immediately-after-intercourse-prevent-pregnancy

Myth about pregnancy, true or false?- https://sexetc.org/info-center/post/ive-heard-so-many-different-myths-about-pregnancy-whats-true-and-whats-false/

Can I wash or pee away sperm to prevent pregnancy? – http://www.scarleteen.com/article/bodies/can_i_wash_or_pee_away_sperm_to_prevent_pregnancy

Birth Control Option – https://familydoctor.org/birth-control-options/

Birth Control – Clinical Methods – https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK283/

Dony Raditya

Ayo Sehat dengan SehatKuy...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *